Gunung Hutan

Pendakian Gn. Gede (Trupala)

Tanggal 27-28 desember lalu, saya dan beberapa kawan dari Trupala melakukan pendakitan ke puncak gunung gede. ada senior Trupala yg ikut mendampingi yaitu, om ferry dan om rahmat. selain itu juga ada simpatis yg berpartisipasi, ada uca, astri dan tannya. ini merupakan pendakian pertama bagi kami berempat. persiapan sudah dilakukan, meski ada beberapa yg tidak sesuai rencana.

Pukul 10.00 kami berkumpul di kantor Rakata. lalu kami packing ulang dan membagi-bagi makanan dan ada sedikit pelajaran tentang navigasi yg diberikan oleh om rahmat. walaupun penjelasan cukup singkat tetapi cukup mudah untuk dimengerti dan kami diberikan 2 kompas, kami menyebutnya Saliva, dan peta jalur gunung gede. setelah semua siap pukul 2.00 siang kami berangkat menuju warning untuk makan siang. setelah itu kami berangkat menuju stasiun kalibata. bersama-sama kami berjalan ke arah terminal blok m dan langsung naik kopaja 57 jurusan kampung rambutan. tiba di tempat tujuan, kami turun dengan agak repot karena membawa carrier yg lumayan berat.

Tujuan kami selanjutnya adalah ke kota bogor menggunakan transportasi kereta api. setelah diberikan tiket, kami semua menunggu kereta kurang lebih 30 menit. kereta tiba sekitar pukul 4.00. perjalanan cukup melelahkan karena kami harus berdiri, semua tempat duduk penuh. tapi tidak jadi masalah untuk saya dan mungkin teman-teman.
rencananya ada 2 orang yg akan ikut pendakian, tante loly 89 (kalo tidak salah) dan cumit. tetapi karena ada halangan jadi mereka tidak jadi ikut.

Kira-kira pukul 6 atau 7 kami tiba di bogor, lalu kami langsung naik angkot menuju, ah saya lupa tempatnya dimana. yg saya ingat, kita sempat tawar-menawar dengan kondektur angkot. tujuan kami saat itu adalah rumah hutan/kayu/bambu (lupa lagi ;p) yg kata nya itu adalah tempatnya tante kurie. cukup lama juga om ferry dan om rahmat memutuskan untuk naik angkot itu dengan harga 12 ribu atau tidak naik karena budget kita hanya 10 ribu. sambil berfikir, dan karena kami lapar, akhirnya kami makan jagung rebus dulu. jagungnya terasa nikmat dan lagi cuaca sedang mendung dan gerimis. dan setelah makan beberapa jagung, senior kami memutuskan untuk naik angkot yg harga perorangnya 12 ribu rupiah. dalam perjalan hujan terus turun dan bertambah deras hingga kami turun. saya kira kami sudah sampai tapi ternyata harus naik angkot sekali lagi. kami juga bertemu dengan pendaki lain dan satu angkot. tapi itu tidak berkesan apa-apa bagi saya (haha).

Yeah, akhirnya tiba ditempatnya tante kurie, dan kita bertemu tante loly bersama keluarganya. dan malam itu kami menginap disana. sambil makan malam, mereka para senior mulai bercerita tentang trupala dulu. sangat menarik. dalam obrolan itu kami juga mendapat pelajaran penting. yaitu, tentang pengambilan keputusan dan konsekwensi.

Esokan harinya, kami bangun, sarapan dan packing. sekitar pukul 8-9 pagi kami baru turun untuk pengecekan barang-barang di kantor taman nasional. setelah semua siap kami berangkat dan bersama seorang guide, namanya mang dede atau aa dede. kita melewati jalur cibodas. medan yg landai dan tidak terlalu menguras tenaga, tapi tetap saja lelah sih.
awal perjalanan terasa menyenangkan, saya khususnya merasakan hal baru. mungkin juga teman-teman lain merasakan itu. target kita adalah mencapai puncak. ada pertanyaan mengenai itu, apakah saya dan teman-teman ragu untuk mencapai target?bagi saya, target tidak terlalu dipikirkan atau dijadikan patokan, tapi yg terpenting saya bisa menjalaninya.

Pukul 10.20 kami tiba di pos pertama, talengtong. kira-kira 10-15 menit kita jalan lagi dan sampai kita di pos 2 namanya rawa gayonggong. disana pemandangannya lebih bagus. ada telaga biru nya dan kita dapat background foto bagus😀. perjalanan selanjutnya kami melewati jembatan kayu yg sudah lapuk. cukup menegangkan juga melewatinya. dan licin juga. tapi kami waspada. lalu kami tiba di pos 3, namanya pangancangan. dan kami sekalian makan sianag disana. setelah itu berlanjut ke pos rawa denok 1, 2, 3 dari jam 12.55 sampai 2.10. pukul 2.45 kami tiba di pos 7, batu kukus 1 dan pukul 3.10 di batu kukus 2. kemudian lanjut ke air panas. jalannya sangat licin, kami harus ekstra hati-hati melewatinya. untung ada tali di pinggirnya. uap panas dari air sangat menghangatkan tapi itu membuat saya tidak jelas melihat karena saya memakai kaca mata. untungnya mang dede membantu saya dan teman-teman juga. pukul 4.20 kami tiba di kandang batu dan barulah setelah itu kami tiba di kandang badak dan menginap disana. sudah sangat lelah dan kedinginan untuk mendirikan tenda. dibantu dengan senior dan mang dede, tenda pun sudah berdiri. setelah membereskan barang bawaan dan menyiapkan makanan untuk makan malam. kami keluar dan duduk di dekat tenda untuk memasak. menu kami malam itu adalah, cream soup, sarden, mie instan dan kornet. rasa lapar dan hawa dingin membuat nafsu makan tinggi. sambil makan kami berbincang tentang hal-hal yg kita telah kita pelajari dan temukan hari ini. tentang bagaimana can do spirit itu muncul. bahwa dengan alam kita lebih mengenal diri kita sendiri. merasa kita keluar dari kondisi nyaman dan menemukan cara mengatasinya dan hal itu baik, artinya ada perubahan yg terjadi dalam diri kita. dan malam mulai dingin, kami lelah dan hendak istirahat. bulan masih terlihat walaupun buram karena kabut. dan kami tidur.

pukul 6.30 kami dibangun kan tapi masih ada yg bandel tidak mau bangun. rencananya kami akan berangkat pukul 8.00 tetapi karena rasa malas akhirnya rencana dibatalkan. kami berangkat pukul 10.10 dari kandang badak menuju puncak gede. sebelumnya kami makan pagi. sungguh, sarapan kali ini tidak senikmat makan malam kemarinnya. entahlah, muak rasanya melihat sarden dan sup krim. hoek! saya lebih suka makan begonia dan pohan yg kemarin kami makan diperjalanan.Setelah makan dan semua tenda dan alat masak dimasukan ke ransel, kami melakakukan pemanasan. baru setelah itu kami berangkat.

perjalanan kali ini tidak ada pos. medannya lebih parah dari kemarin. dan udara makin tipis. tidak terasa 45 menit kami berjalan, lumayan. dan kami istirahat. untuk minum dan makan coklat. lanjut. kami terus mendaki.  hujan turun dan sedikit mengganggu tapi kami tetap jalan. tibalah kita pada tanjakan SETAN haha tapi sayang saya tidak melaluinya, saya lewat jalur alternativ karena hendak mengambil gambar dari atas tapi tidak berhasil. mereka semua sudah naik duluan haha. lumayan menyenangkan dan menegangkan jalan sendirian.

Tepat pukul 2.00 kami tiba di PUNCAK GUNUNG GEDE! saya senang dan lelah sekali. tidak lupa kami berfoto-foto bersama dan mengambil sedikit rekaman video. sepanjang jalan kami makan buah yg mirip seperti blueberry, rasanya mirip seperti jambu biji. mang dede bilang buah itu namanya catingi. terletak di pinggir-pinggir jurang. lumayan untuk camilan.
lalu kami turun lewat jalur gunung puteri. jalannya terkenal terjal. saya sudah tidak mencatat waktu lagi sejak itu hehe. entah pukul berapa, yg pasti langit masih cerah. saya dan teman-teman tiba di LEMBAH SURYA KENCANA, tempatnya indah sekali. banyak bunga edelweis. tapi belum berbunga. tempatnya sangat tenang dan menyejukan. surken menjadi tempat favorit saya sekarang.

Lalu perjalanan kami lanjutkan. om rahmat dan om ferry memperkirakan kita sampai pukul 9.00 malam. dan kami harus menyiapkan senter. tapi saya tidak bawa. baiknya om rahmat dan om ferry mau menyenteri saya😀. dari kami berempat, saya, astri, uca dan tannya yg paling lambat adalah saya. mendekati pos dekat kebun, kaki saya mulai tidak kuat. dan agak kesulitan menapak. agak tidak enak juga dengan senior, karena saya perjalanan pun jadi lama. tapi akhirnya pukul 11.00 malam saya dan om rahmat tiba di rumah mang idris. karena 3 simpatis dan om ferry sudah duluan turun. dan pendakian kami malam itu selesai. kami turun dengan selamat.

 

Sumber :

http://efisrihandayani.multiply.com

About indrajabrix

Pehobi sejarah dan jalan-jalan

Discussion

One thought on “Pendakian Gn. Gede (Trupala)

  1. gimana kelanjutan operasi semut trupala pasca SAR sukhoi,
    lama ngga ketemu anak tr..kangen euy.. ,kl ada yg naik G.salak kasi2 kabar..mgk bisa ikut
    {tr.051/92 [ngabean 148 secang , magelang]}

    Posted by raden.D.Listiadi | June 17, 2012, 9:02 am

Tuliskan komentar Anda disini , berikan identitas Anda (nama) dan No anggota Tr (bila Anggota)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: