Opini

One Bullet Can Change History…

Oleh Ibnu Rizal (Tr.031/89). Kalo dibahasa Indonesia-in: satu peluru bisa mengubah dunia. Hmm…. dahsyat banget kan? Terus kalo mau dilanjutin lagi… Mungkin gak sih? Memang pelurunya seperti apa? Pelurunya buatan mana? Memang ada orang yang pernah menarik trigger sehingga peluru yang keluar dari laras senjatanya bisa mengubah dunia? Dan masih banyak lagi kalo mau diterusin. Lo boleh percaya boleh engga tapi yang pasti kalimat itu udah diyakini sebagai sebuah kebenaran.

Pernah denger nama Eddie Adams? Kalo belom, berikut sedikit kisahnya yang pernah gue baca. Eddie Adams adalah mantan wartawan perang dan fotografer Associated Press. Pada 1 Februari 1968, ia mengambil foto Jendral Nguyen Ngoc Loan yang sedang menembakan pistolnya ke kepala seorang tahanan Vietcong di sebuah jalan di tengah kota Saigon. Eddi Adams memperoleh penghargaan jurnalisme tertinggi, Pulitzer, atas hasil fotonya itu. Namun lebih dari itu, sebuah foto ternyata mampu mengubah dunia –paling enggak sudah mengubah opini masyarakat Amerika terhadap Perang Vietnam, memicu gerakan anti perang dan menginspirasi masyarakat Amerika terhadap munculnya generasi bunga (Flower Generation) pada saat itu.

Lain halnya bagi sang Jenderal, “peluru” tadi benar-benar mengubah sejarahnya dan membuat ia menjadi salah satu icon kekejaman, ejekan serta penolakan kemanapun ia pergi sampai akhir hayatnya.

Masih bicara tentang “peluru”…

Mungkin kita enggak akan pernah tahu apa yang akan terjadi seandainya “peluru” yang ditembakan dari senapan infantri buatan Carcano dengan kaliber 6.5mm oleh Lee Harvey Oswald ke tubuh JFK saat itu meleset. Mungkin saja JFK akan terpilih kembali sebagai Presiden. Mungkin saja tidak akan ada yang namanya perang Vietnam. Atau malah akan memicu terjadinya PD III bila JFK masih hidup. Who knows?

Menurut lo apakah The Beatles akan menjadi legenda seperti sekarang, seandainya John Lennon masih hidup karena Mark David Chapman mengurungkan niatnya untuk menembakan peluru ke tubuh vokalis The Beatles itu.

Apakah hal tersebut disengaja atau tidak, yang pasti, peluru yang telah ditembakan tadi sudah mengubah sejarah. Peluru yang ditembakan tadi sudah menghasilkan perubahan. Nah… yang jadi permasalahan sekarang apakah perubahan tersebut akan membawa kita ke arah yang lebih baik atau malah membawa kita masuk ke dalam suatu penderitaan bahkan kehancuran. Kunci dalam sebuah perubahan (sejarah) adalah sebuah tindakan yang jelas, jangan menunda apalagi menyerah. Suatu perubahan hanya memerlukan pengertian, penerapan dan tindakan yang sederhana tapi bisa menghasilkan dampak maksimal.

Gue melihat keterlibatan sahabat baik gue dalam proses evakuasi korban kecelakaan pesawat Sukhoi SJ-100 di Gunung Salak bulan Mei kemarin merupakan sebutir “peluru” yang telah mengubah sejarah. Sudah terbukti dan diakui !!!

Bayangkan apa yang bisa dilakukan seorang Eddie Adams, Lee Harvey Oswald, Mark David Chapman atau sahabat gue Aulia Ibnu Sina dengan sebutir peluru.

Untuk sahabat-sahabat gue lain yang berada dalam satu organisasi…

STOP DREAMING and START ACTION…!!

Hidup Trupala…

Ibnu Rizal Tr. 031/89

About indrajabrix

Pehobi sejarah dan jalan-jalan

Discussion

No comments yet.

Tuliskan komentar Anda disini , berikan identitas Anda (nama) dan No anggota Tr (bila Anggota)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: