Lingkungan Hidup

Trupala Recovery Gunung Salak Pasca SAR Sukhoi – Tahap 2

Pasca tragedi Sukhoi, Operasi Semut di gunung Salak kembali dilakukan oleh Trupala dengan melibatkan tim pencinta alam lainnya dan masyarakat lokal.

Kali ini jalur yang ditempuh melalui Pasir Pogor Jawa Barat dan Operasi Semut kali ini  diselenggarakan pada tanggal 6-8 Juli 2012. Berikut kita ikuti laporan Wulan Purbodjati tim Trupala online dari gunung Salak.

Diawali dengan briefing diposko balai Embrio Kementrian Pertanian Pasir Pogor Cipelang, saya bersama tim pencinta alam Trupala Jakarta yang dikomandani Taufik Afriansyah melakukan pendakian melalui Pasir Pogor jalur puncak Salak Satu punggungan timur lembah sungai Ciapus.

Tim Trupala kali ini bertanggung jawab untuk membersihkan sampah pada jalur pendakian yang dilewati tim SAR, relawan dan TNI-Polri saat melakukan evakuasi Sukhoi.

Menurut komandan pendakian Operasi Semut tahap 2 Trupala yaitu Taufik Afriansyah Tr. 077/81 dipilihnya jalur Operasi Semut melalu Pasir Pogor menuju ke jalur puncak Salak 1 ini karena pada saat terjadi tragedi jatuhnya Sukhoi awalnya diduga daerah ini sebagai tempat kecelakaan terjadi. Ribuan relawan dari pencinta alam, masyarakat juga TNI-Polri melewati jalur ini sehingga banyak sampah yang tertinggal. Dan saatnya Trupala sewaktu proses sar sukhoi saat itu juga ikut terlibat tetap dengan komitmentnya untuk menjaga kelestarian alam dengan melakukan operasi bersih di gunung Salak.

Operasi bersih ini disebut dengan Operasi Semut yang dilakukan oleh perhimpunan pencinta alam Taruna Pencinta Alam Trupala Jakarta.  Sejumlah titik pada jalur tersebut nampak berserakan sampah baik organik maupun non organik yaitu kaleng, plastik, gelas dan lain sebagainya. Pemandangan sepanjang jalan yang saya lalui memang tidak seperti biasanya. Sebelum terjadi tragedi Sukhoi bulan Mei lalu, sepanjang jalan pendakian nampak bersih dan alami namun pasca tragedi, kondisinyapun berbeda. Saya bersama tim Trupala Jakarta kembali melakukan Operasi Semut untuk mengembalikan kondisi alami gunung Salak.

Untuk dapat memastikan jalur menjadi bersih, tim Trupala pertama-tama menuju pendakian keketinggian 1650 meter diatas permukaan laut (mdpl). Perjalanan dilewati sekitar 3 jam. Selanjutnya diketinggian ini dilakukan flying camp, dengan mendirikan tenda untuk bermalam diketinggian tersebut. Flying camp didirikan dengan membangun tenda dome dan juga flying sheet. Setelah selesai membangun camp, Operasi Semut kami lanjutkan menuju ketinggian puncak Salak 4 atau yang biasa disebut sebagai puncak Manik yaitu di ketinggian 1902 mdpl dan memakan waktu sekitar 1 jam.  Disana terlihat banyak sekali sisa sampah yang ditinggalkan oleh para relawan atau tim SAR pasca tragedi Sukhoi.  Saya bersama tim Trupala bahu-membahu membersihkan sampah yang ada, agar gunung Salak dapat kembali alami dan tidak tercemar oleh sampah-sampah yang dibuang begitu saja.

Setelah membersihkan sisa sampah di puncak Salak 4, tim Trupala beserta para pencinta alam lain melanjutkan perjalanan menuju ketinggian 2011 mdpl yang merupakan punggungan puncak Salak 3. Selama perjalanan, kami juga tidak luput melakukan pembersihan sampah yang ada.  Ketika kami melakukan pendakian di siang hari, kabut tebal turun menyelimuti kawasan gunung Salak, sehingga harapan kami dapat melihat lokasi jatuhnya Sukhoi menjadi pupus. Lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi berada di tebing sadel antara puncak Salak 2 dan puncak Salak 1 yang lokasinya tepat diseberang puncak Salak 4. Namun kami menyadari memang kondisi cuaca di gunung Salak dapat berubah sewaktu-waktu.

Menurut wakil ketua Trupala Aulia Ibnu Sina Tr. 003/90 yang saat proses SAR Sukhoi juga merupakan penemu pesawat Sukhoi pertama kali dan yang pertama berhasil masuk ke crash site serta melakukan evakuasi korban Sukhoi mengemukakan, camp di ketinggian 1650 mdpl merupakan camp awal saat proses pencarian Sukhoi berlangsung. Di ketinggian 1650 mdpl inilah tim dari Basarnas, tim Marinir dan tim-tim lain berkumpul dan bermalam diketinggian ini. Dan di jalur inilah belum pernah dilakukan Operasi Semut terbukti dengan banyaknya sampah yang ditemukan di jalur pendakian ini dan merupakan alasan kuat mengapa Trupala kali ini memilih jalur ini sebagai sasaran Operasi Semut. Ditambahkan, setelah membangun camp di ketinggian 1650 mdpl, tim Operasi Semut akan melanjutkan pendakian menuju puncak Salak 4 (puncak manik) untuk melakukan pembersihan sampah di sana dan juga dapat dilihat Sukhoi crash dari ketinggian tersebut.

Operasi semut kali ini merupakan kelanjutan daripada program sebelumnya yang telah dilakukan oleh Trupala dalam menjaga kebersihan dan kelestarian gunung. Trupala secara konsisten melakukan operasi semut sebagai wujud nyata kepeduliannya terhadap lingkungan yang telah tercemar. Dipilihnya jalur Pasir Pogor ini karena sebelumnya dijalur ini belum pernah dilakukan operasi bersih. Dan dijalur yang kami lewati merupakan camp awal saat tim SAR Sukhoi melakukan pencarian Mei lalu.

Operasi semut yang dilakukan kali ini di inisiasi oleh Trupala yang terdiri dari anggota Trupala dari angkatan 1975 hingga angkatan 2001. Selain Trupala ,Operasi Semut kali ini juga ikuti tim dari pencinta alam SEAT dari universitas Sahid dan Stapala dari STAN serta warga sekitar gunung Salak sehingga total mencapai 60 orang lebih. Trupala yang beranggotakan dari alumni SMA Negeri 6 Jakarta sering melakukan kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan hidup. Ketua pelaksana kegiatan kali ini adalah Stanislah Andriadi (Slash) Tr.028/95.

Operasi Semut yang dilakukan Trupala di kawasan gunung Salak dapat menjadi contoh bagi siapapun yang peduli terhadap lingkungan hidup. Program kali ini merupakan program tahap kedua pasca SAR Sukhoi. Operasi Semut tahap 1 telah dilakukan Trupala pada tanggal 8-9 Juni lalu dengan jalur Cidahu yaitu melakukan pembersihan di kawasan Kawah Ratu dan puncak Salak 1. Pada bulan September 2012 rencananya Trupala akan kembali melakukan aksi pelestarian lingkungan hidup dengan melakukan penanaman pohon yang bertujuan menghijaukan kembali beberapa kawasan gunung Salak. Setelah selama dua hari bekerja keras membersihkan sampah dari gunung Salak, kami berhasil mengumpulkan sekitar 17 karung yang langsung kami bawa ke TPA Batu Tulis Bogor. Kami bersyukur gunung Salak sudah kembali bersih dari sampah.

Secara keseluruhan untuk kegiatan Operasi Semut ini berjalan dengan lancar dan juga berkat dukungan dari tim basecamp bawah (base camp embrio).

Acara ini diliput dan disiarkan dalam berita Indonesia Malam hari Sabtu  14 Juli 2012 oleh TVRI.

—-Wulan Purbodjati Tr. 063/86 tim Trupala Online—-

Laporan Pertanggunjawaban Operasi Semut tahap 2 (dua) TRUPALA

Hallo bozzz………. TRUPALA

Syukur Alhamdulillah kegiatan operasi semut “Recovery Gunung Salak Pasca SAR Sukhoi” tahap ke 2 telah terselenggara pada tanggal 6-8 Juli 2012.

Kami Panitia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada anggota TRUPALA yang telah menjadi Donatur, berikut nama -nama para donator:

1. T. M Muriansyah Riza Tr. /89
2. Indra Purwanto Jabrix Tr. /87
3. Yudi Tr. /88
4. Jody –Magelang Tr. 053/92
5. Taufik Afriansyah (Gopik) Tr. 077/81
6. Galih Tr. /87
7. Iuran di Pasir Pogor
8. Harry Soes K Tr. /77
9. M Israwan (Chow2) Tr. 043/88
10. Riza Tr. /89
11. Aik Tauhid Tr. /89
12. Agus ambon Tr. /88
13. Penjualan kaos kegiatan
14. Yonan Alpha Muzella Tr.105/95
15. Tagor ricardo sibarani Tr. 063/97
16. Aria Satyasmara Tr.030/99
17. Ajie P. Prasetyo Tr.014/99
18. Donny Namora Tr.030/99
19. Vita Ariestia Tr. 031/01
20. Boy darmawan Tr.062/95
21. Legowo Tr. /88
22. Ari Prayogo Tr. 026/92
23. Rashid Adray Tr. 079/95
24. Benul Tr. 031/89
25. Nyoti Tr. /75
26. Ahmad Sophian Tr.028/92
27. Narinda Kukila Tr. 017/95
28. Sandya Tr. 69/99
29. Stanislas Andriadi Tr. 028/95
30. Syahrizal Asman Tr. 070/92
31. Donatur
32. Penjualan Slayer
Total penerimaan uang Rp. 11.690.666

Pengeluaran:
1. Publikasi (Kaos = Media)
2. Transportasi perizinan dll
3. Tronton
4. Konsumsi
5. Logistik
6. Perizinan
7. TBO 5 Orang
Total Pengeluaran uang RP. 11.710.000

Sisa minus Rp. 19.334,-

Kami juga menerima sumbangan 2 buah spanduk dari Chow-chow Tr. 043/88.

Sekilas gambaran pendakian adalah jalur yang dituju adalah jalur puncak Salak 1 dengan pendakian awal dari Pasir Pogor Cipelang Embrio Pertanian. Dari Pasir Pogor mulai mendaki pada hari Sabtu 7 Juli 2012 pada pkl 08.00 WIB menuju keketinggan 1650mdpl dan mendirikan flying camp. Dari situ perjalanan dilanjutkan menuju ke Puncak Manik (1902 mdpl) dan lanjut lagi ke ketinggian 2011 mdpl. Selanjutkan tim turun dan bermalam di 1650 mdpl. Selama perjalanan, sampah yang ada dibersihkan.

Gunung Salak tempat kita bermain dan berlatih sudah kami bersihkan dengan hasil 17 karung sampah yang kami bawa kebawah dan dibuang ke TPA Batu Tulis.

Dalam kegiatan ini kami juga mendapat peserta dari pencinta alam lain yaitu pencinta alam SEAT dari universitas Sahid berjumlah 4 orang dan pencinta alam STAPALA dari STAN berjumlah 4 orang

Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pendukung acara ini yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu..dan juga tak lupa kpd tim base camp embrio sdr. Agam dkk, Juga kepada rekan-rekan yang setia menunggu kami di base camp hingga kami turun hari Minggu dan menyambut kami dengan jagung bakar panas fresh from panggangan… what a surprise…. !!!

Terima kasih kepada Tim TVRI yang meliput dan mensiarkan kegiatan TRUPALA dalam “Berita Indonesia Malam TVRI” pada tanggal 14 Juli 2012

Serta kepada sdr. Gopik kami juga ucapkan terima kasih dan sukses sbg komandan lapangan thp 2 ini. Tak lupa kepada seluruh peserta yang berjumlah kurang lebih 60 orang kami ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya , krn tanpa peserta maka kerja panitia akan sia-sia. Kami juga mohon maaf bila dalam penyelenggaraan ada kesalahan atau kekurangan.

SAMPAI JUMPA DI KEGIATAN OPERASI SEMUT BERIKUTNYA…..

HIDUP TRUPALA!!!
A/N PANITIA RECOVERY GUNUNG SALAK PASCA SUKHOI
Stanislas Andriadi .S (Slash) Tr. 028/95
08158829156
Pin 234C821E

* untuk perincian laporan dapat menghubungi saya

About indrajabrix

Pehobi sejarah dan jalan-jalan

Discussion

One thought on “Trupala Recovery Gunung Salak Pasca SAR Sukhoi – Tahap 2

  1. sip. , kegiatan trupala lagi ..mau diundang lagi!

    tr.051/92 [magelang]

    Posted by Anonymous | July 20, 2012, 7:20 am

Tuliskan komentar Anda disini , berikan identitas Anda (nama) dan No anggota Tr (bila Anggota)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: