Tokoh

Pak Mahmud Jaya, Sepenggal Kisah

Pak Mahmud Jaya tentunya nama yang sangat dikenal seluruh Anggota Trupala. Beliau adalah guru SMA 6 pembina Trupala bersama Pak Hambali. Pak Mahmud Jaya yang juga dikenal dengan julukan Ki Ageng Selo selalu mendukung kegiatan-kegiatan Trupala selama beberapa dekade. Beliau meninggal dunia karena stroke tahun 1999. Banyak anggota Trupala yang belum pernah sempat mengetahui kisah hidup dari Pak Mahmud Jaya. Berikut ini wawancara Trupala online dengan Firman Suryaningrum Duta (Tr.068/82), putra Bp. Mahmud Jaya.

Trupala Online (Indra/Wulan)

Maz Firman…keren banget foto-fotonya, terutama yang ada Pak Mahmud…guru dan orang tua Kita semua,anak-anak Trupala, boleh dong Mas cerita tentang Pak Mahmud…

Firman Duta

WOOWWWWW… boleh saja, namanya ‘sejarah’, akan lebih sempurna dan objectiv kalo yang ceritain itu para senior trupala / generasi awal,

kebetulan saya (anak cowoknya yang kembar) sering ikut bokap kalo ada acara-acara trupala kemping di gunung dan/ perjalanan konvoi ke tempat2 ‘orang pinter’ (maklumlah murid2nya pun juga suka paranogstik atau ziarah ke makam gitu), jadi saya lebih mengingat senior-senior waktu itu, ketimbang temen-teman satu angkatan (1982).

Terlahir di surabaya, 6 maret 1933, Raden Panji Mahmud Jaya Kusumonegoro berdarah ningrat terlahir dari seorang wedana rembang keturunan madura. Walaupun anak orang “kaya” tapi Joyo kecil (panggilan akrab keluarga ‘yo’) selalu berusaha untuk menghidupi kebutuhan sendiri dan membantu orang-orang yang tak mampu, misalnya dengan menjual makanan/cemilan olahan sendiri ke teman-teman sekolahnya.

Rupanya perimbangan hidup juga dirasakan olehnya; apalagi kalo tidak soal kenakalan anak-anak, mulai dari mengisengi tetangga sampai dengan mencuri mangga. Sampai akhirnya setelah lulus SMA, babe mulai merantau ke Jogjakarta dan mengambil kuliah di ASRI .

Benar, babe membiayai sendiri kuliahnya dengan berjualan serta melukis…!!!  Sampai akhirnya babe menemukan pilihan pasangan hidup dengan Rr.Tien Kusnidayati yang lahir di Jombang, 20 april 1036, Selanjutnya Babe hijrah ke Jakarta sekitar tahun 70-an.

Pak Mahmud diantara Anggota Trupala, pada saat pelantikan anggota pertama tahun 1975

Trupala Online (Indra/Wulan)

Jadi masa kecil sampai dengan remaja babe di surabaya ya Mas…? kuliahnya dimana Mas ?

Firman Duta

Masa kecil Babe di Surabaya. Rembang itu romonya yang tugas sebagai wedana. SMP dan SMA berapa Saya nggak punya informasi. Babe kenal ibu di sekitar kost an, ibu sekolah dan tinggal di Jogja ikut orang tua. Babe kuliah di ASRI Jogja tingkat S1, tapi hanya menyelesaikan sampai BA/ sarjana muda.

Di Jakarta sekitar tahun 70an, selain sebagai guru kesenian, babe juga mengeluti banyak hal, seperti pertamanan, perpatungan, lukisan, diantaranya dengan mendirikan sanggar seni di gubuk kecilnya. Memiliki anak, 6 bersaudara 4 cewek dan 2 cowok kembar (yang selanjutnya tahun 82, sang putra kembar masuk SMA 6, sekaligus bergabung di  trupala), si kembar sering di ajak ke acara2 trupala yang resmi dan tidak resmi. Tahun 80 an babe mulai serius ke dunia paranormal bersama Permadi SH.

Trupala Online (Indra/Wulan)

Sip ceritanya Mas, gimana cerita bisa jadi guru SMA 6 kemudian menggagas pendirian Trupala ??

Firman Duta

Sekitar tahun 70-an Babe diterima jadi PNS sebagai guru golongan bawah. Awalnya beliau pernah jadi guru matematika dan kesenian, tetapi selanjutnya hanya mengajar kesenian. Saya pun pernah diajar oleh beliau.

Saat pendirian trupala menurut cerita Babe, dilatar belakangi dengan keadaan sekolah dan siswa-siswa yang banyak terlibat narkotika (*lebih jelas bisa diceritakan oleh senior anggota Trupala awal) dan diawali dengan ‘terapi’ serta ‘back the nature’, mulai dari hanya jalan-jalan ke daerah dingin/gunung sampai ke tempat-tempat keramat / orang pintar, dan lain-lain

Trupala Online (Indra/Wulan)

Pendirian trupala, apakah gagasan siswa sma 6, gagasan guru-guru , atau sebenarnya strategi sekolah (Pak Mahmud sebagai pelaksana tugas)…pernah nggak Bapak cerita tentang hal ini….?

Firman Duta

Nah, ini Saya nggak tahu! siapa yang menggagas pendirian trupala, menurut saya; ini ide dari siswa dan di akomodir sekolah dan Babe ditugasi menjadi pembimbing trupala bersama guru lain, seinget saya ada juga Pak Hambali dan Pak Wirwahyu dan orang tua dari salah seorang siswa anggota  Trupala. Saya banyak lupannya neehh…

Trupala Online (Indra/Wulan)

Hobby Pak Mahmud apa ya Mas ? katanya beliau juga hobby Memasak ya..? cerita juga tentang kalkulator sakti nya dong Mas..?

Pak Mahmud sebagai pembina Trupala di era 80-an

Firman Duta

Hobby beliau tentu saja Kesenian yang sudah menjadi nafas hidupnya. Selain itu memang termasuk memasak. Pernah tulisan babe diterbitkan Majalah Kartini dengan artikel ‘bermacam sambel buatan babe‘.

Kalau ditelusuri ternyata beliau keturunan ‘Betoro Katong’ (orang sakti di Madura, keturunan dari orang tuanya).  Beliau juga menimba ilmu dari para kesepuhan, tirakat, puasa, dan lain-lain. Tentang ‘kalkulator weton’, memang ada, itu namanya ‘primbon-jawa’. saya juga punya yang lebih simple dan modern, hiihihkk…! Warna faforit beliau adalah HITAM, makanan favorit dadar tahu sambel petis.

Trupala Online (Indra/Wulan)

Gimana cerita anak-anak Pak Mahmud ?  katanya semua anggota Trupala ya Mas ?

Mas Firman Duta

Cerita tentang anak-anak Pak Mahmud. Saya adalah anak Pak Mahmud yang lahir kembar. Saya Firman Suryaningrum Duta (dipanggil Mas), dan kembaran Saya  Faizal Suryaningrat Duta (dipanggil Ade). Saya Tr.068/82 dan Ade Tr.008/82.

Trupala Online (Indra/Wulan)

Saat-saat terakhir Mas Firman bersama Babe, ada ceritanya Mas ?

Mas Firman Duta :
Sepuluh hari setelah saya menikah, tanggal 16 Nopember 1999 Babe wafat di RS POLRI  Keramat Jati. Beliau terkena stroke (anfal yang ke 2) dan di makamkan di Komplek Pemakaman raja-raja di Pesarean Agung Boto Putih di Surabaya.

Sebelumnya, kira-kira 2 tahun sebelumnya, malam-malam Saya ditelpon Babe untuk datang kerumah prakteknya. Ternyata Babe sudah dalam keadaan tergeletak dan hanya bisa tertidur sambil merintahkan Saya untuk memijat disekitar ujung tangan dan kaki. Tubuh sebelah kiri ternyata lumpuh, tidak bisa digerakan, kaku!!! . Babe bilang, “ada yang ‘ngirim’…!”

Saya mencari jawaban yang lebih logis. Babe ternyata terjatuh di kamarmandi. Esok paginya dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo. Beliau dirawat hampir 2 bulan. Selebihnya diteraphi di rumah. Babe banyak dibantu teman-temannya, termasuk rekan2 paranormal yang turut membantu penyembuhan babe , baik di rumah sakit maupun di rumah.

Hampir setahun babe dalam perawatan. Walopun ada di kursi roda, Dengan suara yang kurang jelas (Pelo akibat lumpuh) Babe tetap hadir  dengan canda gaya jawa timurannya.

Pada suatu hari Babe kembali terjatuh, kali ini dari tempat tidur. Babe mencoba berjalan berdiri sendiri. Membawa beliau kembali dirawat di RS POLRI. Ternyata ini adalah untuk yang terakhir kalinya. Sebelum menghembuskan nafas terakhir Babe ngabsen semua anak-anaknya dan Saya yang terakhir menghadap beliau, sore hari 16 Nopember 1999 .Malam harinya Saya dikabari kalau Babe meninggal dunia. Inalilahi wainalilahi roji’un.

Oh ya Babe sempet memakai ‘jejuluk’, KI AGENG SELO saat mulai eksis total di dunia paranormal. beliau memulai ‘laku tirakat’ dengan menjadi pengemis di emperan toko. unik memang Papaku, sampai2 aku belum sempet mengenalnya lebih dalam, ternyata Allah menjemputnya lebih cepat.

Trupala Online (Indra/Wulan)

Terima Kasih ngobrol-ngobrolnya Mas….

About indrajabrix

Pehobi sejarah dan jalan-jalan

Discussion

4 thoughts on “Pak Mahmud Jaya, Sepenggal Kisah

  1. wawancara ke pak hambali juga , spy bisa melengkapi mgn sejarah trupala yg sdh ada

    Posted by Anonymous | October 16, 2012, 2:46 am
  2. what a nice story…
    tr.002/85

    Posted by Ihsan Kusasi | October 16, 2012, 6:16 am
  3. RIP my Guru…

    TR03385

    Posted by Anonymous | September 26, 2013, 1:24 pm
  4. Al-Fatehah papa….I miss you so much…..You are my inspiration …you are my hero,,, (Ghalibia)

    Posted by Anonymous | June 17, 2015, 8:10 am

Tuliskan komentar Anda disini , berikan identitas Anda (nama) dan No anggota Tr (bila Anggota)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: