Berita, Lingkungan Hidup

ERT TRUPALA 2013

256473_3604008239042_47028807_o

ERT Trupala di Kampung Melayu

Taruna  Pencinta Alam (TRUPALA) Jakarta yang bermarkas di Gelanggang Remaja Jakarta Selatan untuk kesekian kalinya tergerak dengan kondisi membantu para korban banjir yang terjadi akhir-akhir ini. Dalam berpartisipasi dalam aksi peduli terhadap korban banjir di tahun  2013, para anggota TRUPALA yang merupakan alumni SMA Negeri 6 Jakarta melakukan evakuasi penduduk yang terjebak banjir mulai dari Kampung Melayu, Grogol hingga perumahan Pondok Gede Permai Jatiasih  Bekasi. Gerakan itu dilakukan dibawah nama Emergency Response Team (ERT) TRUPALA dengan koordinator salah seorang anggota TRUPALA yang telah berpengalaman dalam hal tanggap bencana yaitu Aulia Ibnu Sina Tr. 003/90. Selain itu anggota ERT juga tidak kalah berpengalamannya, sebut saja Ihsan, AM, Candra, Slash, Om Ismud, Om Jitot, Pacin, Atenk, Benul, Fery, Sigit dll yang telah sebelumnya ikut terjun dalam tanggap bencana nasional seperti di Aceh, Jogja, Cianjur dll.

Selain peralatan, kemampuan tim penyelamat juga merupakan faktor utama yang menentukan proses evakuasi dapat berjalan dengan aman dan berhasil. Anggota ERT TRUPALA merupakan tim yang telah berpengalaman dan terlatih. Tidak saja terjun dalam banjir yang baru saja terjadi di Jakarta, namun telah berpengalaman membantu dalam bencana-bencana lainnya yang terjadi di Indonesia, sebut saja Tsunami Aceh, gempa di Jogja, gempa di Padang, gempa di Cianjur dan juga kecelakaan pesawat Sukhoi di gunung Salak tahun 2012. Salam proses evakuasi di tahun 2013 kali ini, tim ERT bekerja sama juga dengan anggota SEAT Universitas Sahid dan Arek Bulungan.

Pertolongan diberikan tim ERT TRUPALA tanpa memungut biaya kepada masyarakat yang terkena musibah. Peralatan penyelamatan seperti perahu karet, pelampung, helm, pompa, dan dayung serta tali pendukung menjadikan salah satu alat andalan dalam melakukan proses evakuasi yang kadang harus dilakukan dengan kondisi yang tidak mudah. Peralatan tersebut selalu diterjunkan dalam proses evakuasi yang merupakan standard minimal dalam melakukan upaya penyelamatan kepada warga, mengingat setiap detik bernilai untuk menyelamatan nyawa seseorang.

305062_10151306798694230_739005719_nEvakuasi pertama ditahun 2013 dilakukan mulai matahari terbenam hari Selasa 15 anuari 2013 dengan titik lokasi banjir adalah Kampung Melayu. Saat ini Jakarta baru pertama kalinya terlanda banjir di tahun 2013. dan minggu itu jugaJakarta dinyatakan dalam keadaan siaga 1 oleh pemerintah hingga tanggal 29 Januari 2013. Saat melakukan evakuasi yang dilakukan di Kampung Melayu, ERT TRUPALA melakukan evakuasi hingga pukul 3 dini hari. Seorang nenek, balita serta ibu-ibu harus dievakuasi dan diturunkan dari tingkat 2. Tingginya air yang mencapai 5 meter lebih serta adanya arus membuat proses evakuasi harus dijalankan dengan sangat hati-hati, jangan sampai terseret arus. Evakuasi berikutnya yang dijalankan oleh ERT TRUPALA dengan tujuan 2 titik lokasi banjir yaitu di perumahan Pondok Gede Permai dan Grogol yang dilakukan pada tanggal 18 Januari 2013. Tim ERT 1 menuju ke Pondok Gede dan tim ERT 2 menuju ke Grogol. Dalam melakukan evakuasi kali ini juga dibutuhkan ketanggapan dari personil ERT TRUPALA. Saat itu yang harus dievakuasi adalah ibu yang tengah hamil dan sudah dalam kondisi bukaan 2 serta harus di evakuasi  dari atas genting rumah di perumahan Pondok Gede Permai. Proses yang tidak mudah dan mendebarkan tersebut akhirnya dapat diakhiri dengan sukses dan aman. Proses evakuasi yang dilakukan di Grogol juga tidak kalah serunya. Pasalnya saat sedang melakukan evakuasi, terjadi kebakaran yang tiba-tiba. 843797_3729600538771_1829743372_oBanyak warga yang berebutan ingin ikut dalam perahu karet yang tentunya tidak dapat menampung seluruh warga yang sempat panik saat itu. Serta tak lupa proses evakuasi seorang nenek yang menderita hampir lumpuh yang telah 2 hari tidak dapat keluar rumah karena rumahnya terkepung air sedangkan regu penolong tak kunjung hadir menolong sang nenek.

Tim ERT juga terjun ke lokasi banjir di Pluit pada 19 Januari 2013, namun karena satu dan lain hal, tim memutuskan untuk tidak melakukan evakuasi disana dan hanya memberikan bantuan logistik berupa makanan jadi.

428282_10151320595194230_1346840288_nDi saat Jakarta sudah anteng tidak terkena banjir, tiba-tiba perumahan Pondok Gede Permai Jati Asih kembali terlanda banjir kiriman akibat meluapnya sungai Cikeas dan tanggul yang jebol. Tim ERT yang telah mulai standby sejak tengah malam mulai menuju lokasi pukul 3 dini hari Selasa 5 Febuari 2013 dan melakukan evakuasi warga yang terjebak. Warga yang di evakuasi termasuk ibu-ibu juga ada seorang ibu yang hamil, manula (nenek) dan juga balita yang harus diturunkan dari atas atap rumah. Proses evakuasi juga mendebarkan, karena seorang ibu sempat terperosok di atas genting karena rapuhnya kayu penyangga genting yang dinaiki.

156375_10151379125839885_1556471070_nSelain evakuasi, ERT TRUPALA juga melakukan penyaluran bantuan logistik. Shogy Tr.030/02 ditunjuk sebagai koordinator tim distribusi logistik. Penyaluran terus dilakukan ke beberapa titik yang membutuhkan. Spontanitas rekan-rekan Trupala yang turut membantu dalam aksi penyaluran terlihat, dengan tanpa dimintai untuk beraksi, para anggota Trupala yang lama tidak hadir, muncul dan dengan sendirinya tergerak. Bantuan logistik tidak hanya terkumpul dari para anggota Trupala, namun juga dari warga yang melihat spanduk posko banjir Trupala yang terpampang di Bulungan dan juga sosialisasi  melalui sosial media dan juga dari para alumni SMA 6 lainnya.

Pada hari Sabtu tanggal 26 Januari 2013  tim posko Trupala melakukan penyaluran bantuan logistik untuk yang kesekian kalinya.  Aksi penyaluran logistik  yang dilakukan Trupala tidak saja hanya di Jakarta, namun juga ke daerah lain seperti kawasan Karawang Barat.  Dipilihnya  area dusun Kramat Jaya desa Teluk Bango kecamatan Batujaya karena  penduduk yang tinggal di sekitar tanggul rumah-rumahnya hancur akibat terjangan jebolnya tanggul sungai Citarum. Bahkan sekitar 11 rumah hancur tidak tersisa. Bantuan sembako serta pakaian juga selimut diberikan kepada warga daerah ini. Bantuannya ini sangat dinanti warga yang terkena musibah, karena hingga tim Trupala hadir disana, belum ada pihak lain yang memberikan bantuan secara resmi.

774088_4512130434342_1419256024_oBantuan sembako juga diberikan Trupala ke daerah Kampung Melayu, Bidara Cina, Bukit Duri serta Kalibata.Untuk daerah Kampung Melayu, Bidara Cina, Bukit Duri serta Kalibata. Daerah ini saat penyaluran distribusi 26 Januari 2013 lebih banyak diberikan bantuan untuk alat kebersihan lingkungan pasca banjir, seperti disinfektan, sapu lidi, ember dll. Dipilihnya hari Sabtu sebagai distribusi logistik diharapkan agar anggota Trupala yang telah sibuk bekerja, kuliah atau berada di luar kota dapat bergabung dalam aksi peduli ini sehingga lebih terasa akan rasa kebersamaannya.

Dalam penyaluran bantuan logistik, perwakilan SMA Negeri 6 Jakarta juga turut bergabung yaitu pak Thomas sebagai wakil kepala sekolah. Pihak SMA 6 sendiri juga menyalurkan bantuan logistik yang terkumpul dari para orang tua murid dan donatur lainya.

Wulan Purbodjati Tr.063/86 – Tim Trupala online

About indrajabrix

Pehobi sejarah dan jalan-jalan

Discussion

One thought on “ERT TRUPALA 2013

  1. hidup trupala !..

    Posted by tr.051/92 | April 6, 2013, 1:55 pm

Tuliskan komentar Anda disini , berikan identitas Anda (nama) dan No anggota Tr (bila Anggota)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: