indrajabrix

Pehobi sejarah dan jalan-jalan
indrajabrix has written 44 posts for trupala

Bakti Trupala untuk SMA Negeri 6 Jakarta

469312_4706832462451_1200130537_oTrupala  telah melaksanakan tugas mulia dari SMA Negeri 6 Jakarta dalam dua kegiatan Pembimbingan siswa siswi SMA 6 pertengahan bulan lalu. Kegiatan ini merupakan juga bakti alumni kepada almamater, yaitu kegiatan : Outing kelas pd tgl : 17 Des 2012 lokasi : Dufan – Ancol, dengan jumlah peserta 182 siswa. Latihan Dasar Kepemimpinan (LDKS) OSIS SMA 6, tanggal : 19-21 Desember 2012 lokasi : di Situ Gunung – Sukabumi – Jawa Barat, dengan peserta 69 siswa. Kegiatan ini adalah kegiatan perdana setelah kurang lebih 17 tahun.

Rasa haru, rasa rindu, senang, bangga bercampur di rasa Syukur kita dlm melaksanakan dan melihat kedua kegiatan tersebut berlangsung.Sungguh suatu fenomena yang telah dinantikan selama belasan tahun bahwa seragam Biru Trupala dapat berdiri dengan hormat dan hikmat dalam upacara resmi yang diselenggarakan oleh pihak SMA 6 Jakarta. Suatu perjalanan sejarah TRUPALA yang panjang dan tentunya berkat tekad dan perjuangan anggota-anggota TRUPALA yang tidak lepas lelah dan penuh semangat dan keyakinan serta atas Ridho Allah SWT bahwa hal ini dapat terjadi. Continue reading

Advertisements

Saya, Trupala, dan Indonesia

dian-3Hari itu, saya sedang membereskan lemari pakaian ketika melihat sebuah jaket orange bernomor dada Tr.026/01 tergantung manis di sana. Jaket itu tiba-tiba langsung menarik saya pada kenangan-kenangan luar biasa sewaktu SMU dulu. Ya, kenangan saya dengan sebuah organisasi pecinta alam bernama Trupala. Organisasi yang konon terdengar ‘menyeramkan’ jika disebutkan di dalam lingkungan SMU saya pada waktu itu.

Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Trupala dari kacamata saya. Harus saya akui, kalau Trupala menjadi bagian yang nggak terpisahkan dari hidup saya.Banyak hal-hal besar yang saya pelajari dari organisasi itu.Hal-hal besar yang (bodohnya) baru saya sadari ketika usia saya saat ini. Continue reading

Pak Mahmud Jaya, Sepenggal Kisah

Pak Mahmud Jaya tentunya nama yang sangat dikenal seluruh Anggota Trupala. Beliau adalah guru SMA 6 pembina Trupala bersama Pak Hambali. Pak Mahmud Jaya yang juga dikenal dengan julukan Ki Ageng Selo selalu mendukung kegiatan-kegiatan Trupala selama beberapa dekade. Beliau meninggal dunia karena stroke tahun 1999. Banyak anggota Trupala yang belum pernah sempat mengetahui kisah hidup dari Pak Mahmud Jaya. Berikut ini wawancara Trupala online dengan Firman Suryaningrum Duta (Tr.068/82), putra Bp. Mahmud Jaya. Continue reading

Kembalinya Si Anak Hilang

“Kami ditempa untuk berani hidup, bukan untuk berani mati.”(Mahmud Jaya Kusumonegoro)

Sepenggal kalimat diatas merupakan hasil pemikiran dan mahakarya dari seorang Mahmud Jaya Kusumonegoro yang pada masa hidupnya banyak memberikan inspirasi dan nilai filosofis tentang pentingnya menjaga dan melestarikan alam dengan segala isinya kepada beberapa anggota Trupala dan siswa-siswi SMA 6 Jakarta. Karena menurut beliau, alam dari dulu hingga saat ini banyak memberikan kita pendidikan dan pembelajaran yang tidak mungkin didapat di bangku sekolah.

Mahmud Jaya Kusumonegoro adalah salah seorang pencinta seni dan tokoh spiritual yang sempat mengajar di SMA 6 Jakarta pada tahun 1970an hingga akhir tahun 1989an. Pada sekitar bulan Maret 1975, dalam upaya beliau untuk melestarikan dan menanamkan nilai seni dan kecintaannya terhadap alam. Beliau mengajak sekitar 15 orang siswa SMA 6 Jakarta untuk mendaki gunung hingga ke puncak Gunung Gede di Jawa Barat. Di sana,  beliau melakukan komitmen bersama dan mendirikan organisasi pencinta alam yang dikenal sebagai TRUPALA (Taruna Pencinta Alam) sebagai ekstra kurikuler resmi SMA 6 yang setingkat dengan OSIS (bersama seorang guru lainnya, Bapak Hambali). Continue reading

EKSPEDISI KECIL LUWENG OMBO TRUPALA 1988 (Bagian 8 dari 11)

Prolog: cerita ini adalah sebuah catatan harian Ihsan Kusasi (http://ihsankusasi.wordpress.com), tr 002/85, yang bersama Tim Trupala melakukan ekspedisi penelusuran gua pada tahun 1988. Disajikan dalam cerita bersambung sebanyak 11 bagian. Selamat membaca bagian 8 (delapan) cerita ini: Catatan: pada cerita bagian ini ada Rudolf ‘Doloph’, tr 049/86 , yang telah wafat pada 20 Juni 2011 karena sakit. 10 Juli 1988, Pemetaam Gua Luweng Ombo…. Kira-kira istirahat sebentar, kami mempersiapkan peralatan pemetaan. Pukul 12.30 pemetaan gua Luweng Ombo di mulai, dengan titik awal tempat fixed rope (tali utama) lalu menuju lorong Barat Daya. Dari sana kami akan mengitari dasar gua Luweng Ombo ke arah Selatan, atau berlawanan arah jarum jam. Saya bertugas sebagai pendata, serta Bowo, tr 040/86, menjadi asisten saya. Rudolf, tr 049/86, menjadi leader dan Willy, tr  045/86, sebagai asisten leader. Continue reading

EKSPEDISI KECIL LUWENG OMBO TRUPALA 1988 (Bagian 7 dari 11)

Prolog: cerita ini adalah sebuah catatan harian Ihsan Kusasi (http://ihsankusasi.wordpress.com), tr 002/85, yang bersama Tim Trupala melakukan ekspedisi penelusuran gua pada tahun 1988. Disajikan dalam cerita bersambung sebanyak 11 bagian. Selamat membaca bagian 7 (tujuh) cerita ini:

Catatan: pada cerita bagian ini ada Rudolf ‘Doloph’, tr 049/86 , yang telah wafat pada 20 Juni 2011 karena sakit.

9 Juli 1988, Menuju Luweng Ombo….

Dari Base Camp induk, pukul 20.00 kami berangkat ke Luweng Ombo,  dan langsung mendirikan tenda, yang selanjutnya di sebut Base Camp atas. Selain kami berempat yang akan masuk kembali ke Luweng Ombo — saya, Bowo, tr 040/86, Rudolf, tr 049/86, dan Willy, tr  045/86 — ikut pula Wahyudi, tr 028/86, dan Ismul, tr 030/87, menemani tidur di tenda. Continue reading

Trupala (belum) bubar, kawan…! [mengurai permasalahan melalui pendekatan manajemen korporasi dan SDM]

Setelah tulisan saya yang mengurai tentang permasalahan di tubuh Trupala melalui teori pendekatan kelompok sosial di-posting di blog Trupala dan di-share di grup Facebook, ternyata tulisan itu mendapatkan tanggapan yang beragam dari beberapa rekan Trupala yang membacanya. Beberapa diantaranya ada yang memberikan kredit positif dan ada juga yang kurang dapat menerima dan tidak sependapat dengan apa yang saya tuangkan di sana. Apapun itu, semua saya terima dengan ucapan terima kasih dan rendah hati karena paling tidak saya jadi tahu ternyata ada juga yang mau baca tulisan saya.  Hehehe… #ngarep.

Sebagai kelanjutan dari uraian saya sebelumnya, kali ini saya mencoba meneruskan pembahasan tentang Trupala melalui pendekatan “corporate management and human capital” dan pada bagian akhir dari tulisan ini akan saya coba berikan beberapa alternatif yang dapat dijadikan solusi atau referensi bila Trupala dan seluruh anggotanya masih ada keinginan dan motivasi untuk menjadi organisasi yang lebih baik dari kondisi yang terjadi saat ini. Continue reading

EKSPEDISI KECIL LUWENG OMBO TRUPALA 1988 (Bagian 6 dari 11)

Prolog: cerita ini adalah sebuah catatan harian Ihsan Kusasi (http://ihsankusasi.wordpress.com), tr 002/85, yang bersama Tim Trupala melakukan ekspedisi penelusuran gua pada tahun 1988. Disajikan dalam cerita bersambung sebanyak 11 bagian. Selamat membaca bagian 6 (enam) cerita ini:

Catatan: pada cerita bagian ini ada Rudolf ‘Doloph’, tr 049/86 , yang telah wafat pada 20 Juni 2011 karena sakit.

8 Juli 1988, Menemukan Duren….

Setelah puas, kami memasuki sebuah celah, dimana terdapat sebuah ornamen yang sangat jarang ditemukan, yaitu Lion’s tail. bentuknya yang seperti ekor singa tersebut membuat kami betah berlama-lama di celah yang relatif sempit. Kalau melihat bentuknya sekilas, ornamen tersebut mengingatkan saya akan buah Duren yang sedang menggantung di pohonnya. Continue reading

KETERAMPILAN BERJALAN UNTUK PENDAKI GUNUNG

Oleh Rahmat Rukmantara. Pendakian gunung merupakan salah satu aktivitas pilihan para petualang yang menyukai tantangan medan mendaki dan menurun.

Variasi jalan setapak yang dilalui menjadi keasyikan tersendiri selain tentunya menikmati panorama alam pegunungan dan udara sejuk yang bersih. Namun demikian, petualangan tidak lagi menjadi asyik dan seru saat perjalanan terganggu oleh kondisi tubuh yang mulai kepayahan atau bahkan mengalami cidera. Mungkin bisa jadi perjalanan itu menjadi perjalanan terburuk yang pernah kita alami. Salah satu penyebab utama kejadian ini adalah karena keterampilan berjalan kita yang sangat buruk. Continue reading

Program Iuran Anggota Trupala

Dalam rangka pemberdayaan anggota dan Organisasi Trupala, DPH Trupala memberlakukan Program Iuran sebagai berikut :

Jumlah besaran iuran :

• Triwulan                         : Rp. 60.000,-
• Kwartal                          : Rp. 80.000,-
• Semester                      : Rp. 120.000,-
• Tahunan                         : Rp. 216.000,-    ( save 10%)

Rekening
Bank BCA – No. Rek 5005008325 – Maya Pinontoan

Konfirmasi
Setelah transfer segera SMS ke 0898 989 4515 untuk konfirmasi TULIS NAMA DAN NO TR

Email Anda

Join 40 other followers

Follow me on Twitter

Advertisements